Minggu, 04 Oktober 2015

Di Ujung Malam

Di ujung malam.
Lagi lagi bayangmu berulah.
Hati tak sanggup menampung perasaan yang sering kali tak bisa terbendung.
Jantung sudah lelah berdegup setiap kali otak memproduksi aliran bayang bayang parasmu.
Bagaimana dengan khayal?
Ia sudah melambung terlalu tinggi hingga logika tak sanggup mengikuti arahnya.
Namun mulut selalu diam dan mengubah segalanya dengan doa.

Bekasi, 2 Oktober 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar